
Rabu (17/12) Jaringan Masyarakat Purbanharjo (Purwoharjo dan Banjarharjo, Kulon Progo) didampingi Aksara, lakukan audiensi bersama Ketua Komite III DPD RI DIY, Drs.A Hafidh Asrom di ruang pertemuan Kantor Sementara DPD DIY.
Jaringan Masyarakat Purbanharjo yang terdiri dari perwakilan masyarakat Purwoharjo dan Banjarharjo, Kulon Progo sampaikan hasil temuan audit gender beserta usulan dan rekomendasi mengenai program layaan pendidikan dan kesehatan Pemerintah JKN, BOS, dan BSM. Transparansi, validasi dan kejelasan data, dan sosialisasi mengenai JKN, BOS, dan BSM menjadi sorotan aduan Jaringan Masyarakat Purbanharjo untuk diteruskan di pemerintahan pusat.
Menanggapi hal ini, Drs. Hafidh Asrom menyatakan kesanggupannya untuk membawa catatan hasil temuan dan rekomendasi ini ke tingkat atas bersama para pengambil kebijakan. Pihaknya juga berjanji akan mendukung upaya kontrol dan memberi wadah aspirasi masyarakat dengan komunikasi langsung melalui fasilitas sms.

“Warga berhak mendapatkan transparansi penggunaan dana BOS dari pihak sekolah maupun komite karena sudah diatur dalam perundang-undangan. Kalau tidak ada transparansi berarti ada kecurigaan korupsi. Warga berhak untuk melaporkan dan saya siap mendukungnya,” tukas Ketua Komite III DPD RI perwakilan DIY tersebut.
Ditulis oleh : Pipit
Photo oleh : Tofa